Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://journal.inspira.or.id/index.php/kolaborasi <p><strong>Jurnal Kolaborasi</strong> merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Departemen Pengembangan Informasi dan Publikasi Yayasan Inspirasi El-Burhani. Jurnal ini berkomitmen untuk mendiseminasikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat, termasuk yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Terbit pertama kali pada tanggal 1 Oktober 2021, Jurnal Kolaborasi memiliki frekuensi publikasi setiap dua bulan, yakni pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal ini memfasilitasi seluruh elemen masyarakat yang ingin mempublikasikan hasil kegiatan pengabdiannya kepada masyarakat secara gratis dengan topik-topik penyuluhan, pemberdayaan, pendampingan, atau pengembangan masyarakat.</p> <p>Sebagai jurnal yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan kredibilitasnya,<a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/12344"> <strong>Jurnal Kolaborasi telah terakreditasi SINTA 5</strong></a>, yang menjadi bukti atas pengakuan dan penilaian positif terhadap keberlanjutan dan kualitas publikasinya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dengan terakreditasinya jurnal ini, diharapkan dapat lebih memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pengabdian masyarakat di Indonesia.</p> <p><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20211123061062714" target="_blank" rel="noopener"><strong>ISSN: 2809-0438</strong></a></p> <p> </p> id-ID biromahasiswa@yahoo.co.id (Henri Setiawan) rismanbarqah@gmail.com (Risman Barkah, SM., MM.) Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0800 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pelatihan Pembuatan Granul Herbal Daun Jambu Biji sebagai Upaya Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga https://journal.inspira.or.id/index.php/kolaborasi/article/view/937 <h3>Introduction: G<strong>uava leaves (Psidium guajava L.) are one of the herbal plants widely used by the community to help manage diarrhea. However, their utilization is still limited to simple decoctions, which are less practical and have low stability.</strong></h3> <h3>Objective: This community service activity aimed to improve community knowledge and skills in processing guava leaves into a herbal granule preparation that is more practical, stable, and easy to use.</h3> <h3>Method: The methods used included educational counseling and hands-on practice in granule preparation using the wet granulation technique. The activity was conducted in Sukaraja Village and involved members of the PKK women’s group as the main participants.</h3> <h3>Result: The activity improved participants’ knowledge regarding the benefits of guava leaves and enhanced their skills in preparing herbal granules. The resulting granules exhibited good physical characteristics, were easily soluble, and had an infusion pH within a safe range.</h3> <h3>Conclusion: This mentoring program was effective in enhancing the community’s ability to utilize local herbal plants in a simple and appropriate manner.</h3> Khandela Pasha, Marlina Indriastuti, Adinda Esya Nurkirani, Nuni Sakinatun Nisa, Risna Putri Dwijayanti, Sintia Wati, Sofiah Nur Syaida Rangkuti Hak Cipta (c) 2026 Khandela Pasha, Marlina Indriastuti, Adinda Esya Nurkirani, Nuni Sakinatun Nisa, Risna Putri Dwijayanti, Sintia Wati, Sofiah Nur Syaida Rangkuti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.inspira.or.id/index.php/kolaborasi/article/view/937 Fri, 17 Jul 2026 00:00:00 +0800 Implementasi Terapi Zikir untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Pasien Preoperasi dengan Anestesi Spinal https://journal.inspira.or.id/index.php/kolaborasi/article/view/938 <p>Latar belakang: Kecemasan merupakan respon psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan operasi. Kecemasan dapat muncul akibat kurangnya informasi mengenai prosedur pembedahan maupun tindakan anestesi yang akan dilakukan. Jika kecemasan tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat mempengaruhi kesiapan pasien sebelum operasi. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi dzikir. Terapi dzikir merupakan intervensi spiritual yang dilakukan dengan mengucapkan kalimat-kalimat dzikir secara berulang sehingga dapat memberikan ketenangan dan membantu pasien lebih rileks sebelum tindakan operasi. Metode dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini yaitu mengukur tingkat kecemasan pasien pre operasi dengan menggunakan instrumen Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) sebelum dan sesudah diberikan implementasi terapi dzikir. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 September sampai 31 Oktober 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 30 pasien pre operasi dengan spinal anestesi di RSI Fatimah Cilacap. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kecemasan sebelum implementasi terapi dzikir sebagian besar berada pada kategori cemas berat sebesar (73,3%) dan cemas sangat berat/panik sebesar (26,7%). Setelah diberikan terapi dzikir terjadi penurunan tingkat kecemasan dimana kategori cemas ringan sebesar (63,3%) dan cemas sedang sebesar (36,7%), serta tidak ditemukan lagi pasien dengan kecemasan berat maupun panik. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi terapi dzikir mampu menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi dengan spinal anestesi. Luaran dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa publikasi jurnal ilmiah.</p> <p> </p> Andika Juwita Plorentina, Tophan Heri Wibowo, Madyo Maryoto Hak Cipta (c) 2026 Andika Juwita Plorentina, Tophan Heri Wibowo, Madyo Maryoto https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.inspira.or.id/index.php/kolaborasi/article/view/938 Fri, 17 Jul 2026 00:00:00 +0800