Pemberdayaan Perempuan Pesisir dalam Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting melalui Pendampingan Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v5i6.692Kata Kunci:
community empowerment, fishermen’s wives, stunting preventionAbstrak
Introduction: Stunting remains a major public health issue in Indonesia, particularly in coastal areas where access to health services and nutrition information is limited. Fishermen’s wives play a vital role in sustaining household economies and ensuring family nutrition.
Objective: This program aims to empower fishermen’s wives through the development of Sambusa Mandar, a traditional local food enriched with protein and micronutrients from local resources combined with health education and entrepreneurial capacity building to prevent stunting and improve family welfare.
Method: The program was carried out in four stages: coordination, needs assessment, and development of Standard Operating Procedures (SOP) for hygienic sambusa processing; design and implementation of digital-based promotion through social media and website platforms; training and dissemination, including the use of a sambusa skin-making machine, food safety practices, and business management; and promotion, public dissemination, and program evaluation involving local stakeholders.
Result: The program significantly improved beneficiaries’ knowledge of nutrition and food hygiene, increased production capacity from 300 to 600–1000 sambusa skins per day, and standardized product quality through SOP-based processing. Moreover, the adoption of digital marketing expanded product reach and visibility, while health education raised awareness of balanced diets to prevent stunting. The program also enhanced household income and opened new entrepreneurial opportunities for coastal women, aligning with the Sustainable Development Goals (SDGs) 2 (Zero Hunger), 3 (Good Health and Well-being), and 8 (Decent Work and Economic Growth).
Conclusion: Empowering fishermen’s wives through nutritious food processing and health education has improved family nutrition, reduced the risk of stunting, and created new economic opportunities. The integration of local food innovation, SOPs, and digital promotion ensures sustainability and supports coastal community welfare.
Unduhan
Referensi
BPS. (2022). Kondisi Kesehatan Anak Tahun 2022 Kabupaten Polewali Mandar. Badan Pusat Statistik Kabupaten Polewali Mandar.
Febrianti, Devy, & Ramlan, M. P. (2022). Buku Ajar Promosi Kesehatan Penerbit Cv.Eureka Media Aksara.
Najamuddin, N. I., & Wahab, M. (2020). Correlation Of Birth Weight With Stunting In Babies Aged 6-24 Months. JURNAL VNUS (Vocational Nursing Sciences), 2(1), 41–48. https://doi.org/10.52221/jvnus.v2i1.153
Nurhidayah, S., Basri, H., Ridwan, R., Putrianika, P., Widyowati, D. D., & Khoiriyah, U. (2023). Penyuluhan Perubahan Pemahaman Dalam Pencegahan Dan Penurunan Stunting Di Kecamatan Batujaya Karawang. Devosi, 4(1), 70–80. https://doi.org/10.33558/devosi.v4i1.6916
Puspitasari, L. L., & Komariah, K. (2023). Pembuatan Produk Samosa Ikan Tuna Dalam Usaha Mengatasi Masalah Malnutrisi Gen Z Di Indonesia. Prosiding Pendidikan Teknik Boga.https://journal.uny.ac.id/index.php/ptbb/article/view/67986%0Ahttps://journal.uny.ac.id/index.php/ptbb/article/viewFile/67986/20530
Sahabuddin, Q. (2025). Hubungan Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) dengan Kejadian Stunting di Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene Sulawesi Barat. 25(1), 27–39.
Wulandari, E., Ariani, & Haerani. (2024). Penyebab Stunting di Wilayah Sulawesi Barat. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Kesehatan, 7(2), 205–209. https://ejournal.stikesbbmajene.ac.id/index.php/jptk
Aisyah, S., Nur, H., & Ramadhani, L. (2024). Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Peningkatan Kapasitas Produksi UMKM Pangan Lokal. Jurnal Teknologi dan Inovasi Pangan, 12(1), 45–55
Gumanti, T., Lestari, F., & Hidayat, M. (2024). Penguatan UMKM melalui Digitalisasi dan Inovasi Produk Lokal Berbasis Pangan. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 18(2), 101–113.
Ira, S., Rahman, A., & Yusuf, M. (2018). Strategi Pemasaran UMKM Pangan Lokal dalam Menghadapi Persaingan Global. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(1), 56–65.
Rahmawati, R., Amalia, D., & Syamsuddin, A. (2024). Edukasi Gizi Berbasis Pangan Lokal sebagai Strategi Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 6(1), 12–20.
Sulistyadewi, N., Pratama, H., & Yuliani, R. (2024). Kolaborasi Multipihak dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 77–88.
menterian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
UNICEF. (2023). Addressing child malnutrition: Global progress report. New York: United Nations Children’s Fund.
World Health Organization. (2021). Stunting in children: Global health estimates. Geneva: WHO Press.
Fitriani, N., & Darmawan, M. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(1), 33–42.
Hidayat, A., Ramli, M., & Sakaruddin, S. (2023). Model Penguatan Ekonomi Keluarga Pesisir melalui Usaha Pangan Tradisional. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 89–99.
Susanti, D., & Mulyani, R. (2021). Efektivitas Media Edukasi Digital dalam Meningkatkan Pengetahuan Gizi Ibu Balita. Jurnal Teknologi Kesehatan, 9(3), 150–158.
Rasdi, A., & Putri, S. (2022). Inovasi Produk Pangan Lokal sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 27(2), 171–180.
Prasetya, R., & Laili, U. (2020). Strategi Pendampingan UMKM dalam Pengembangan Produk Olahan Pangan. Jurnal Abdimas Bhakti, 3(1), 22–30.
Arfiani, H., & Yusuf, L. (2024). Edukasi Gizi dan Perubahan Perilaku Ibu Balita pada Program Pencegahan Stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nusantara, 6(1), 39–47.
Mustamin, T., & Sari, K. (2023). Penguatan Ekonomi Perempuan Pesisir melalui Pelatihan Pangan Berbasis Ikan. Jurnal Pengabdian Bahari, 4(2), 66–74.
Suharto, D., & Yuniarti, P. (2021). Pendekatan Pemberdayaan Komunitas dalam Pencegahan Stunting Berbasis Keluarga. Jurnal Sosial Humaniora, 12(3), 215–224.
Halim, F., & Wijaya, N. (2020). Digital Marketing Strategy for Local Food MSMEs in Coastal Areas. Journal of Entrepreneurship and Business, 5(1), 48–57.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Masyitah Wahab, Rahmatullah Muin, Ariani, Yulianah Sulaiman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








