Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Jahe Merah untuk Mengurangi Emesis Gravidarum dengan Media Informasi Leaflet

Penulis

  • Ayu Endang Purwati STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Sri Utami Asmarani STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Sandriani Sandriani STIKes Muhammadiyah Ciamis

DOI:

https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v3i4.301

Kata Kunci:

Edukasi, jahe merah, Emesis Gravidarum

Abstrak

Introduction: Emesis gravidarum adalah kondisi yang umum dialami banyak wanita hamil. Gejalanya dapat ringan hingga parah, tetapi kondisi ini dapat sangat memengaruhi kualitas hidup ibu hamil. Jahe merah dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengurangi mual muntah yang dirasakan ibu, Jahe mengandung minyak atsiri berguna untuk menyegarkan dan memblokir reflek muntah, kandungan gingerol pada jahe berfungsi untuk melancarkan darah dan saraf akan bekerja dengan baik. Oleh sebab itu penting untuk mengajarkan kader kesehatan tentang penggunaan jahe merah sebagai tanaman obat potensial untuk mengurangi emesis gravidarum

Objective: Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan edukasi keapada kader tentang pemanfaatan tanaman Jahe Merah untyuk mengurangi emesis gravidarum.

Method: Kegiatan PkM dilaksanakan di Posyandu Mawar, Dusun Cisingkah Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis, metode yang digunakan adalah  PreTest, Post Test edukasi  dan simulasi pemanfaatan jahe menggunakan leaflet dan objek tanaman jahe. Sasaran PkM ini adalah kader sebanyak 10 orang, kegiatan dimulai dengan melakukan pre test dan berakhir dengan postest untuk mengukur peningkatan pengetahuan.

Result: Hasil Pengabdian kepada Masyarakat menunjukan bahwa rata-rata sasaran memiliki pengetahuan yang cukup sebesar 20 % pada saat pre test dan pada saat pre test rata-rata pengetahuan  menjadi baik sebanyak 80% tentang pemanfaatan jahe merah untuk emngurangi emesis gravidarum

Conclusion: Adanya peningkatan pengetahuan kader tentang manfaat tanaman obat jahe merah untuk mengurangi emesis gravidarum.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ayuwardani, N., Raising, R., Dewi Hermawatiningsih, O., Hariningsih, Y., Maritha, V., & Indrasari, T. (2023). Pengelolaan Hasil Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Jamu Instan Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 6–9. http://jffk.unram.ac.id/index.php/indra___________

Departemen Agama RI. (2011). Al-Quran dan Terjemahannya. Surat Al-Insan Ayat 17. Al-Hikmah.

Dewantari, R., Lintang, M., & Nurmiyati. (2018). Jenis Tumbuhan yang Digunakan sebagai Obat Tradisional Di Daerah Eks- Karesidenan Surakarta. Bioedukasi, 11(2), 118–123.

Eri Kurniasari, Diadjeng Setya Wardani, Rismaina Putri, & Miftahul Jannah. (2023). Efektifitas Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Dan E-Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Dalam Pencegahan Stunting Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Kebidanan Dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health), 14(1), 13–20. https://doi.org/10.52299/jks.v14i1.146

Hajrin, W., Juliantoni, Y., & Subaidah, W. A. (2021). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat melalui Pelatihan Pengolahan Jahe Merah menjadi Chew Gummy di Desa Senggigi. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 1–6. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.7.1.1-6

Harahap, R. F., Sahroni, E., Lestari, R., & ... (2021). Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kader Tentang Pemanfaatan Air Jahe Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Helvetia 2020. Mitra Keperawatan Dan …, 3(1). http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jukeprima/article/view/1873

Herni, K. (2019). Pengaruh Pemberian Aromatherapi Jahe terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Riset Kesehatan, Poltekkes Depkes Bandung, 11(1), 44–51.

Irianti, B., Halida, E. M., Duhita, F., Prabandari, F., Yulita, N., Yulianti, N., Hartiningtiyaswati, S., & Anggraini, Y. (2015). Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti (2nd ed.). Sagunng Seto.

Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Http://Www.Depkes.Go.Id.Index.

Meti Patimah. (2020). Pendidikan Kesehatan Ibu Hamil Tentang Ketidaknyamanan Pada Kehamilan Trimester I dan Penatalaksanaannya. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 570–578. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i3.3790

Ningsih, D. A., Fahriani, M., Azhari, M., & Oktarina, M. (2020). Efektivitas Pemberian Seduhan Jahe terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Trimester I. Jurnal SMART Kebidanan, 7(1), 1. https://doi.org/10.34310/sjkb.v7i1.320

Ramadhan, K., Maradindo, Y. E., Nurfatimah, N., & Hafid, F. (2021). Kuliah Kader sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(4), 1751–1759. http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/5091

Rudiyanti, N., & Rosmadewi, R. (2019). Hubungan Usia, Paritas, Pekerjaan dan Stres dengan Emesis Gravidarum di Kota Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 15(1), 7. https://doi.org/10.26630/jkep.v15i1.1253

Simbolon, M. L., Sembiring, M. B., Purba, E. M., Tarigan, R., & Maulina, H. (2022). Hubungan Konsumsi Air Jahe Dengan Mual Muntah Pada Kehamilan Di Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Dan Fisioterapi, 2, 204–208.

Wardani, R. K. (2020). Efektifitas Kombinasi Air Tebu dengan Air Jahe Terhadap Hiperemesis Gravidarum di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru. Al-Insyirah Midwifery, 9(1), 36–41. http://jurnal.alinsyirah.ac.id/index.php/kebidanan

Winkjosastro, H. (2014). Ilmu Kebidanan (4th ed.). Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Diterbitkan

20-08-2023

Cara Mengutip

Endang Purwati, A., Asmarani, S. U. ., & Sandriani, S. (2023). Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Jahe Merah untuk Mengurangi Emesis Gravidarum dengan Media Informasi Leaflet. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 245–252. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v3i4.301

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama