Edukasi Tentang Pola Makan Sehat Untuk Mengurangi Resiko Dismenore Pada Remaja

Penulis

  • Oni Dwi Yanti Universitas Harapan Bangsa
  • Ema Wahyu Ningrum Universitas Harapan Bangsa
  • Maya Safitri Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v6i3.928

Kata Kunci:

dismenore, edukasi kesehatan, gizi seimbang, pola makan sehat, remaja

Abstrak

Introduction: Adolescence is a transitional phase characterized by physical, psychological, and reproductive system changes, including menstruation. Dysmenorrhea is a common problem among adolescent girls that can interfere with daily activities and is influenced by unhealthy dietary habits, while adolescents’ understanding of the relationship between diet and reproductive health remains limited.

Objective: The purpose of this community service activity was to improve adolescents’ knowledge and encourage the adoption of healthy eating patterns to reduce the risk of dysmenorrhea.

Method: This activity was conducted through health education using interactive lectures, discussions, educational videos, and booklet distribution. Evaluation was carried out using pre-test and post-test, as well as dietary monitoring using the Food Frequency Questionnaire (FFQ) for two weeks after the intervention.

Result: The activity involved 21 female students and showed a significant improvement in knowledge. The proportion of students with good knowledge increased from 47.37% to 73.68%, while the moderate category decreased from 36.84% to 21.05% and the poor category decreased from 15.79% to 5.26%. The average knowledge score also increased.

Conclusion: Health education on healthy eating patterns is effective in improving knowledge and encouraging behavioral changes among adolescents. Continuous school-based interventions are needed to support reproductive health and reduce the impact of dysmenorrhea.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agma, A. R. (2025). Efektivitas edukasi kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja putri. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 23–29.

Aisyaroh, N., Hudaya, I., & Safitri, S. (2022). Faktor yang menyebabkan dismenorea pada remaja. Jurnal Health Sains, 3(11), 1699–1707. https://doi.org/10.46799/jhs.v3i11.677

Anisa, V. V. D., & Handayani, Y. (2023). Pengaruh pemberian jus nanas terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri di SMPN 3 Jember (Doctoral dissertation, Universitas dr. Soebandi).

Armour, M., Parry, K., Manohar, N., Holmes, K., Ferfolja, T., Curry, C., MacMillan, F., & Smith, C. A. (2019). The prevalence and academic impact of dysmenorrhea in 21,573 young women: A systematic review and meta-analysis. Journal of Women’s Health, 28(8), 1161–1171. https://doi.org/10.1089/jwh.2018.7615

Azzahra, A. D., Lindayani, E., & Prameswari, A. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media TikTok terhadap tingkat pengetahuan remaja putri mengenai personal hygiene saat menstruasi. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 279–284.

Dianah, N., Syam, N., Muliadi, T., & Safrida, S. (2025). Hubungan asupan nutrisi dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMPN 02 Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 11(1), 78–83.

Effendy, D. S., Muchtar, F., Bahar, H., Tossepu, R., Namrin, N., Aremanita, N. N., Ainun, N. H., Apriyani, D., Effendy, L., Zamzam, Z., & Kalisi, H. (2024). Edukasi pola makan sehat: Kurangi konsumsi makanan cepat saji untuk hidup lebih sehat. MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(6), 689–693. https://doi.org/10.58184/mestaka.v3i6.516

Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. (2024). Perkembangan masa remaja. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan dan Humaniora, 3(2), 259–273.

Kusnanda, K., & Utami, R. (2025). Hubungan pola konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 45–52.

Linda Dewi, & Permana. (2021). Terapi kompres air hangat sebagai pencegah dismenore pada remaja. http://e-repository.stikesmedistra-indonesia.ac.id/xmlui/handle/123456789/122

Mardini, I. O., Yuska, D., Yuniritha, E., & Nazar, A. D. (2025). Peran biokimia dari mineral dalam tubuh pasien serta rekomendasi dietetik atau intervensi gizi pada Puskesmas Muaro Paiti. Medic Nutricia: Journal Ilmu Kesehatan, 18(1), 81–90.

Maulida, N., Sari, D., & Pratiwi, A. (2025). Efektivitas media audiovisual dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 20(1), 33–40.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Nuruniyah, N., Hidayati, L., & Ramadhani, A. (2025). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang pola makan sehat. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 14(2), 101–108.

Priyasti, P., Wahyuningrum, E., & Haniyah, S. (2021, November). Pemberian Dukungan Informasional Keluarga dalam Bentuk Buku Saku: Menjadi Orang Tua Hebat Bagi Anak yang Menghadapi Menarche. In Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 (pp. 896-900).

Purbasari, A., Widodo, S., & Lestari, R. (2020). Efektivitas penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 89–95.

Putra, A. S., Saputra, N. P. K., Noviardi, N., & Ismawati, I. (2024). Analisis faktor risiko dismenore primer dan dismenore sekunder pada mahasiswi. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 34(1), 166–176.

Rachmawati, D. (2023). Hubungan antara status gizi dan usia menarche dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di Pondok Pesantren Nurul Ulum Jember. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 22, 1–10.

Rahmawati, E. (2021). Pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil anemia. Journal of Midwifery Science, 1(1), 1–10.

Suparmi, S., Rahmawati, P., Widakdo, R., Gusparenady, R. C., & Fathina, R. A. (2024). Peran buku komik dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(01), 58–70.

Taqiyah, Y., & Alam, R. I. (2020). Kejadian obesitas dengan tingkat dismenore primer pada remaja putri. Window of Nursing Journal, 1(6), 48–55.

Wajo, S., & Rahmawati Sholihah, N. (2023). The effect of Sanyinjiao point acupressure therapy (SP6) on reducing primary dysmenorrhea pain intensity. Media Ilmu Kesehatan, 12(3), 279–288.

Wulandari, E. P., Bhwa, D. P., & Tafuli, Y. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan tingkat pengetahuan dan sikap tentang kekerasan seksual pada mahasiswa. Scientific Journal of Altruistic Nursing, 6(2), 1–8.

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2026

Cara Mengutip

Dwi Yanti, O., Ningrum, E. W., & Safitri, M. (2026). Edukasi Tentang Pola Makan Sehat Untuk Mengurangi Resiko Dismenore Pada Remaja. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 635–642. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v6i3.928