Kebijakan Proses Penelaahan
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat menerapkan sistem penelaahan sejawat (peer review) untuk menjamin kualitas ilmiah, orisinalitas, relevansi, dan integritas setiap manuskrip yang diterbitkan. Seluruh manuskrip yang dikirimkan akan melalui proses evaluasi editorial dan penelaahan oleh reviewer yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang keilmuan dan substansi artikel. Jurnal menerapkan sistem blind peer review, yaitu identitas reviewer dirahasiakan selama proses penelaahan untuk menjaga objektivitas, independensi, dan keadilan dalam pengambilan keputusan editorial.
Pemeriksaan Awal (Initial Editorial Screening)
Setiap manuskrip yang diterima akan diperiksa terlebih dahulu oleh tim editorial untuk menilai:
1. Kesesuaian manuskrip dengan tujuan dan ruang lingkup jurnal.
2. Kesesuaian jenis artikel dengan kebijakan jurnal.
3. Kelengkapan struktur manuskrip dan kepatuhan terhadap pedoman penulisan.
4. Orisinalitas naskah dan indikasi plagiarisme.
5. Kejelasan pelaksanaan, hasil, dan evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
6. Kepatuhan terhadap prinsip etika publikasi, termasuk kepengarangan dan konflik kepentingan.
Manuskrip yang tidak memenuhi persyaratan dasar dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak sebelum memasuki proses penelaahan sejawat (desk rejection).
Penunjukan Reviewer (Reviewer Assignment)
Manuskrip yang lolos pemeriksaan awal akan dikirimkan kepada sekurang-kurangnya dua reviewer independen yang memiliki kompetensi sesuai dengan topik artikel. Penunjukan reviewer mempertimbangkan keahlian akademik, pengalaman publikasi, independensi, dan potensi konflik kepentingan. Reviewer wajib menjaga kerahasiaan manuskrip serta menyampaikan penilaian secara objektif dan konstruktif. Apabila terdapat perbedaan penilaian yang signifikan antara reviewer, editor dapat menunjuk reviewer tambahan untuk memperoleh pertimbangan ilmiah yang lebih komprehensif.
Proses Penelaahan (Review Process)
Reviewer mengevaluasi manuskrip berdasarkan kriteria berikut:
1. Orisinalitas dan Relevansi: Kebaruan pendekatan, kontribusi ilmiah, serta kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat.
2. Pendahuluan dan Tujuan: Kejelasan permasalahan, dasar ilmiah, kebutuhan mitra, dan tujuan kegiatan.
3. Metode Pelaksanaan: Ketepatan pendekatan, karakteristik sasaran, tahapan kegiatan, dan metode evaluasi.
4. Hasil dan Pembahasan: Kejelasan hasil, kesesuaian bukti dengan klaim, interpretasi temuan, dan keterkaitan dengan literatur ilmiah.
5. Manfaat dan Keberlanjutan: Kontribusi kegiatan terhadap peningkatan kapasitas, pemberdayaan, atau kesejahteraan masyarakat serta potensi keberlanjutan program.
6. Kualitas Penulisan: Kejelasan bahasa, konsistensi struktur, kualitas tabel dan gambar, serta ketepatan sitasi dan referensi.
7. Etika: Kepatuhan terhadap prinsip etika pelaksanaan kegiatan, perlindungan partisipan, dan integritas pelaporan.
Reviewer diharapkan memberikan komentar yang spesifik, berbasis bukti, dan dapat digunakan oleh penulis untuk meningkatkan kualitas manuskrip.
Keputusan Editorial (Editorial Decision)
Berdasarkan hasil penelaahan, editor dapat menetapkan salah satu keputusan berikut:
- Accept Submission: Manuskrip diterima untuk diterbitkan.
- Revisions Required: Manuskrip memerlukan perbaikan sebelum dapat dipertimbangkan lebih lanjut.
- Resubmit for Review: Manuskrip memerlukan revisi substansial dan penelaahan ulang.
- Decline Submission: Manuskrip ditolak karena tidak memenuhi standar ilmiah atau kebijakan jurnal.
Keputusan akhir penerimaan atau penolakan manuskrip merupakan kewenangan editor dengan mempertimbangkan rekomendasi reviewer, kualitas ilmiah, dan kesesuaian dengan kebijakan jurnal.
Revisi Manuskrip (Manuscript Revision)
Penulis yang diminta melakukan revisi wajib memperbaiki manuskrip berdasarkan komentar reviewer dan editor serta menyampaikan dokumen tanggapan terhadap setiap komentar (response to reviewers). Penulis harus menjelaskan perubahan yang telah dilakukan atau memberikan alasan ilmiah apabila terdapat rekomendasi yang tidak diikuti. Manuskrip hasil revisi dapat dikirimkan kembali kepada reviewer untuk penilaian lanjutan apabila diperlukan. Proses revisi dapat berlangsung lebih dari satu putaran hingga editor memperoleh dasar yang memadai untuk menetapkan keputusan akhir.
Kerahasiaan dan Konflik Kepentingan
Seluruh pihak yang terlibat dalam proses penelaahan wajib menjaga kerahasiaan manuskrip dan informasi yang diperoleh selama proses editorial. Reviewer dan editor wajib mengungkapkan potensi konflik kepentingan serta mengundurkan diri dari penanganan manuskrip apabila independensi atau objektivitasnya berpotensi terganggu. Manuskrip yang sedang ditelaah tidak boleh digunakan, disebarluaskan, atau dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi tanpa izin yang sah.
Etika dan Integritas Penelaahan
Jurnal menerapkan prinsip transparansi, keadilan, independensi, dan akuntabilitas dalam proses penelaahan. Reviewer dilarang melakukan manipulasi penilaian, menggunakan bahasa yang merendahkan, meminta sitasi yang tidak relevan untuk kepentingan pribadi, atau menyalahgunakan informasi yang terdapat dalam manuskrip. Penggunaan perangkat kecerdasan buatan dalam proses penelaahan harus mematuhi kebijakan kerahasiaan jurnal. Reviewer tidak diperkenankan mengunggah manuskrip atau informasi rahasia ke layanan AI eksternal tanpa izin yang sesuai.
Setiap dugaan pelanggaran etika penelaahan akan ditangani berdasarkan pedoman Committee on Publication Ethics (COPE).
Proses Produksi dan Publikasi
Manuskrip yang telah diterima akan memasuki tahap penyuntingan bahasa, pemeriksaan tata letak (layout editing), dan pemeriksaan akhir (proofreading). Penulis dapat diminta untuk memeriksa versi akhir artikel sebelum diterbitkan guna memastikan keakuratan isi, identitas penulis, afiliasi, tabel, gambar, dan referensi. Artikel yang telah menyelesaikan seluruh proses editorial akan diterbitkan sesuai dengan jadwal penerbitan jurnal, yaitu setiap dua bulan sekali pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember.
Transparansi Proses Penelaahan
Jurnal berkomitmen untuk menyelenggarakan proses penelaahan yang konsisten, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap keputusan editorial didasarkan pada kualitas dan kontribusi ilmiah manuskrip, bukan pada identitas, afiliasi, kewarganegaraan, atau latar belakang pribadi penulis. Seluruh tahapan pengiriman, penelaahan, revisi, dan pengambilan keputusan dikelola melalui sistem Open Journal Systems (OJS) untuk mendukung dokumentasi dan transparansi proses editorial.








